Sabtu, 13 Desember 2008
Kekayaan sumber daya alam indonesia, menempati urutan kedua setelah Brazil. Namun, dalam kenyataan bahwa pihak luar telah banyak mengeksploitasi, tanpa adanya keseriusan dari kita memelihara dan memanfaatkan kekayaan alam kita.
Deputi bidang ilmu pengetahuan (LIPI) Endang sukara, mengungkapkan bahwa banyak keanekaragaman hayati kita yang di koleksi oleh pihak lain (http://www.kehati.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=121&Itemid=90).
Hal tersebut, merupakan cermin bagi kita untuk melakukan dinamisasi penelitian dalam mengidentifikasi kekayaaan hayati. Untuk itu, diperlukan adanya langkah-langkah strategis dalam melakukan pengidentifikasian, yang meliputi riset jumlah keanekaragaman serta pemetaan yang jelas tentang kekayaan hayati indonesia.
Dengan eksplorasi yang terstruktur, niscaya angka kerugian bangsa atas eksploitasi bangsa asing bisa diminimalisir. Penelitian yang bersifat eksploratif merupakan jawaban bagi keberlangsungan keanekaragaman hayati.(fz)
Selamat Datang di Indonesian Biodiversity Study

Organisasi ini didirikan pada tanggal 08 Agustus 2008 di Malang, Jawa Timur. Latar belakang berdirinya organisasi ini berangkat dari komunitas alumni Lembaga Penelitian dan Pengembangan Biologi (LP2B) yang berpusat di Malang.
Anggota dari IBiS adalah seluruh alumni LP2B Malang. IBiS berkantor pusat di kota Malang, Jawa Timur, Indonesia.
Visi IBiS
Menyelamatkan biodiversitas/keanekaragaman hayati Indonesia.
Misi IBiS
1.Memelihara dan mempertahankan kelestarian biodiversitas/keanekaragaman hayati Indonesia.
2.Penelitian flora dan fauna Indonesia.
3.Meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan pendidikan lingkungan hidup demi terwujudnya keseimbangan alam serta kesejahteraan masyarakat.
bagi yang berminat hubungi langsung alamat di Sekretariat
Alamat ;
Di Jalan Tunjung Sari No 9A
phone : 085658957956
atau hubungi sdr bekti utomo di kampus ilmu kelautan
Fakultas perikanan dan ilmu kelautan
Universitas Diponegoro Semarang